Social Icons

Pages

Saturday, March 8, 2014

Tips Praktis Cara Menjadi Agen JNE

Tidak seperti biasanya, kali ini Tips Praktis Kita akan membahas mengenai tips praktis cara menjadi agen JNE. Seperti yang sudah umum diketahui, JNE adalah salah satu jasa ekspedisi yang populer di tanah air. Posisinya sebagai pemimpin pasar di bidang jasa ekspedisi khususnya di level value, membuat JNE menjadi tujuan investasi yang menarik bagi investor.

Cara Menjadi Agen JNE


Saya sendiri adalah pelanggan JNE (yang tidak setia). Meskipun saya oportunis, hampir selalu memilih jasa ekspedisi yang paling murah, tapi tetap saja JNE mendominasi kumpulan bukti kirim saya. Banyak pelanggan toko online saya yang memilih menggunakan JNE.

Kisah Sukses Agen JNE

Sebuah kisah kesuksesan menjadi agen JNE pernah diangkat dalam acara Berbagi Sukses di Kompas TV. Beruntung saya menemukan link videonya di youtube, sehingga saya bisa membagikannya kepada Anda.


Cara Menjadi Agen JNE

Menurut website Majalah Kontan, menjadi agen JNE cukup murah. Dengan investasi sebesar 7 juta saja, kita sudah bisa menjadi Agen JNE. Uang 7 juta tersebut akan digunakan untuk membayar biaya administrasi sebesar 2 juta dan sisanya sebanyak 5 juta menjadi uang jaminan. Uang jaminan ini dapat diambil apabila masa kontrak berakhir. Kemudian juga harus memiliki tempat layanan (bisa toko atau ruko atau tempat usaha) dan memiliki kendaraan (bisa mobil atau sepeda motor).

Selain uang, syarat administrasi yang perlu dilengkapi adalah surat permohonan, badan hukum usaha, photo copy KTP, surat izin Usaha perusahaan, NPWP Perusahaan, pas foto pemilik, denah dan foto lokasi, dan tidak terikat kerjasama dengan pihak lain dengan usaha sejenis.

Selanjutnya, jika pihak JNE sudah menyetejui maka ada klausul kesepakatan yang perlu diteken, seperti persyaratan pajak reklame, kesepakatan setoran tunai harian, dan komitmen wajib online transaksi apabila omzet mencapai Rp 50 juta.

Anda juga diminta untuk menyediakan dua petugas dengan minimal pendidikan setingkat SLTA. Petugas ini nantinya akan mengikuti training dari JNE dan akan diberikan sertifikat kelulusan training dari JNE Kantor Pusat. Selain itu petugas bisa melakukan penjemputan pick-up kiriman dari pelanggan dan pengirim.
Selain menyediakan tempat layanan, calon mitra juga harus memiliki satu buah timbangan digital yang bertera dengan kemampuan menimbang minimum 100 kilogram. Selain itu memiliki satu set komputer berikut dengan printer yang terkoneksi ke internet.

Prospek Keuntungan 

Bagi calon mitra yang berminat, tentu harus mempertimbangkan keuntungan menjadi mitra JNE. Agen JNE memiliki target agar kerjasama bisnis tetap bisa dipertahankan. Target omzet untuk tiga bulan pertama akan menjadi evaluasi bagi keagenan JNE.

Target bisnis tiga bulan pertama itu adalah, nilai omzet minimal harus Rp 5 juta per bulan. Hitungan transaksi ini mempertimbangkan laba yang harus didapatkan oleh mitra. Laba bagi agen JNE berkisar dari 22% sampai 27%. Artinya, laba agen JNE yang memiliki omzet 5 juta adalah sebesar 1,35 juta.

Bagaimana? Tertarik jadi agen JNE?

Semoga tips ini bermanfaat. Jangan lupa untuk memantau terus blog Tips Praktis Kita untuk tips-tips praktis selanjutnya. Jika ada tips yang Anda ingin kami tampilkan, sampaikan saja kepada kami melalui kotak komentar.Okey?

Wassalam.

 
 
Templates by Blogger Templates